Inilah 5 Makanan Sehat Yang Dapat Mencegah Migrain Sering Kambuh

Inilah 5 Makanan Sehat Yang Dapat Mencegah Migrain Sering Kambuh
Inilah 5 Makanan Sehat Yang Dapat Mencegah Migrain Sering Kambuh. Punya migrain yang sering kambuh memang melelahkan. Jangan cemas, sebenarnya Anda bisa kok mencegah migrain datang lagi dengan cara mengonsumsi makanan tertentu. Ya, makanan sehat nyataya bisa membuat Anda terbebas dari gejala migrain, lho. Lalu, apa saja ya yang harus dikonsumsi supaya migrain tidak kambuh?
Daftar makanan yang membantu mencegah migrain
Untuk mencegah migrain, Anda perlu melakukan diet sehat yang terdiri dari makan makanan segar termasuk buah, sayur, biji-bijian, dan protein tanpa lemak. Makanan yang segar dan tanpa proses cenderung tidak mengandung penyedap seperti monosodium glutamat (MSG). Pasalnya, penyedap rasa termasuk bahan yang dapat memicu migrain pada sebagian orang. Berikut berbagai makanan pencegah migrain yang bisa Anda konsumsi:
1. Sayuran berdaun hijau gelap
Sayuran berdaun hijau gelap sangat kaya akan nutrisi. Bayam, kale, selada, dan brokoli termasuk sayuran sehat yang bisa Anda konsumsi untuk dapat mencegah migrain. Bayam misalnya kaya akan vitamin B2, B6 dan juga omega 3 yang telah terbukti dapat mengurangi migrain. Vitamin B2 atau riboflavin telah terbukti efektif mengurangi frekuensi dan juga durasi sakit kepala termasuk migrain.
2. Biji-bijian dan kacang-kacangan
Biji-bijian dan kacang-kacangan membantu mencegah sakit kepala termasuk migrain. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengidap migrain dan sakit kepala cluster cenderung memiliki kadar magnesium yang lebih rendah di dalam tubuhnya. Namun, frekuensi serangan migrain seseorang berkurang sebesar 41 persen setelah mengonsumsi suplemen magnesium. Oleh karena itu, Anda disarankan untuk mengonsumsi produk kacang dan biji-bijian yang kaya magnesium seperti biji wijen, biji bunga matahari, kacang almond, kacang mete, dan kacang tanah.
3. Daging merah
Meski terkesan kurang sehat tetapi The American Academy of Neurology dan Canadian Headache Society menyatakan bahwa daging merah dapat membantu mencegah migrain. Daging merah adalah jenis daging yang memiliki warna merah akibat pigmen yang terkandung di dalam hewan tersebut seperti sapi, kambing, dan juga kerbau. Daging merah kaya akan CoQ10, senyawa alami dalam tubuh Anda, serta vitamin B2. CoQ10 atau koenzim 10 adalah antioksidan yang dibutuhkan dalam pengembangan sel manusia.
Selain itu, senyawa ini juga membantu melindungi tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh molekul berbahaya termasuk solusi bagi sakit kepala yang tak kunjung berakhir. Namun, National Headache Foundation merekomendasikan Anda untuk tidak mengonsumsi produk daging yang  tidak segar seperti yang sudah dikeringkan, difermentasi, diasamkan, diasinkan, atau diasap karena justru bisa memicu migrain.
4. Telur
Telur menjadi salah satu sumber makanan yang kaya nutrisi. Salah satu zat gizi yang terkandung di dalam telur ialah vitamin B, termasuk vitamin B2. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya vitamin B2 sangat efektif membantu mengurangi frekuensi sakit kepala, intensitas, dan juga durasi. Dalam dua buah telur ayam berukuran besar biasanya terkandung riboflavin sebesar 24 persen yang mampu mencukupi nutrisi asupan harian Anda. Oleh karena itu, telur dianggap sebagai makanan kaya nutrisi yang bisa membantu mencegah migrain.
5. Biji-bijian utuh
Tahukah Anda biji-bijian utuh adalah salah satu obat sakit kepala yang mungkin tidak pernah Anda duga. Biji-bijian utuh adalah jenis biji-bijian yang belum mengalami proses pengolahan atau penggilingan. Sehingga,  masih mengandung seluruh bagian dari biji itu sendiri. Oleh karena itu, kandungan nutrisinya pun masih lengkap seperti serat, vitamin B, zat besi, tembaga, selenium, kalium, dan magnesium. Kelompok makanan yang termasuk ke dalam biji-bijian utuh adalah gandum, oatmeal (whole oat), beras cokelat, beras merah, beras hitam, dan juga sorgum.

Comments

Popular posts from this blog

5 Tips Ademkan Langit Mulut Terbakar Akibat Makan Panas Dan Pedas

Menggenggam Es Batu Pakai Tangan Telanjang Bisa Bikin Kulit Terbakar, Mitos Atau Fakta?